Halo freelancers!
Artikel ini saya buat khusus sebagai FAQ — kumpulan pertanyaan tentang Upwork yang sering masuk ke DM, email, maupun grup freelancer.
Daripada saya menjawab pertanyaan yang sama satu per satu, lebih baik saya kumpulkan di sini supaya semua orang yang membutuhkan bisa ikut membaca.
Saya sudah cukup lama menggunakan Upwork dan sering berbagi pengalaman dengan freelancer Indonesia. Ada pertanyaan yang sifatnya teknis, ada juga yang berkaitan dengan strategi mendapatkan klien, komunikasi, hingga keamanan akun.
Langsung saja, berikut 12 pertanyaan tentang Upwork yang paling sering ditanyakan.
1. Bagusnya submit proposal Upwork berapa kali per hari?
Tidak ada angka pasti yang menjamin kamu akan mendapatkan klien jika mengirim proposal dalam jumlah tertentu.
Secara teknis, kamu bisa mengirim proposal selama masih memiliki Connects yang cukup dan memenuhi persyaratan job posting. Namun, apakah semakin banyak proposal berarti semakin besar peluang mendapatkan pekerjaan?
Belum tentu.
Saya pribadi lebih suka memilih job posting yang benar-benar sesuai dengan skill dan pengalaman daripada mengirim proposal sebanyak-banyaknya.
Sebelum mengirim proposal, periksa beberapa hal:
- Apakah pekerjaan sesuai dengan keterampilan yang kamu tawarkan?
- Apakah deskripsi pekerjaan cukup jelas?
- Apakah budget masuk akal?
- Apakah klien memiliki riwayat hiring yang baik?
- Apakah proposal yang masuk sudah sangat banyak?
- Apakah job tersebut masih relevan dan belum terlalu lama dipublikasikan?
Jangan sampai kamu menghabiskan banyak Connects untuk pekerjaan yang sebenarnya tidak cocok.
Prinsip saya: kualitas proposal dan ketepatan memilih job lebih penting daripada sekadar mengejar jumlah aplikasi.
Baca juga: Cara Analisa Job Posting Upwork Sebelum Submit Proposal.
2. Proposal sudah dikirim ke klien, selanjutnya apa?
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama dari freelancer pemula.
Pertama, perlu dipahami bahwa proposal yang sudah terkirim belum tentu sudah dibaca oleh klien. Proposal masuk ke daftar aplikasi yang perlu ditinjau oleh klien.
Setelah mengirim proposal, ada beberapa kemungkinan:
Tahap 1 — Proposal terkirim
Proposal berhasil dikirim dan menunggu ditinjau klien.
Tidak semua proposal akan mendapatkan balasan. Bahkan, ada kemungkinan klien tidak pernah membuka proposalmu.
Tahap 2 — Klien menghubungi atau mengundang interview
Jika klien tertarik, mereka bisa mengirim pesan untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai pekerjaan, pengalaman, ketersediaan, dan budget.
Ini merupakan sinyal positif, tetapi belum berarti kamu sudah mendapatkan pekerjaan.
Tahap 3 — Klien mengirimkan offer
Jika klien memutuskan untuk merekrutmu, mereka dapat mengirimkan penawaran kontrak.
Baca dengan teliti sebelum menerima:
- Rate atau budget.
- Jenis kontrak.
- Scope pekerjaan.
- Deadline.
- Jam kerja atau weekly limit jika menggunakan kontrak hourly.
Jika ada hal yang belum sesuai, diskusikan terlebih dahulu sebelum menerima offer.
Tahap 4 — Kontrak aktif dan mulai bekerja
Setelah offer diterima dan kontrak aktif, kamu bisa mulai bekerja sesuai kesepakatan.
Jangan mulai mengerjakan pekerjaan sebelum kontrak resmi aktif di akun Upwork-mu.
3. Kalau offer dari klien waktunya tidak cocok, boleh ditolak?
Boleh.
Kamu tidak wajib menerima semua penawaran yang diberikan klien.
Misalnya, klien menawarkan pekerjaan dengan deadline yang terlalu singkat, sementara kamu sedang memiliki kontrak lain. Atau rate dan scope pekerjaan tidak sesuai dengan kesepakatan yang kamu inginkan.
Kamu bisa menolak offer tersebut.
Namun, kalau masalahnya hanya berkaitan dengan waktu mulai atau deadline, coba diskusikan terlebih dahulu. Siapa tahu klien bersedia melakukan penyesuaian.
Apakah menolak offer akan memengaruhi Job Success Score (JSS)?
Offer yang belum menjadi kontrak tidak menghasilkan riwayat pekerjaan atau feedback kontrak seperti proyek yang sudah berjalan. JSS dihitung berdasarkan hasil dan hubungan kontrak dengan klien.
Yang perlu diperhatikan justru kontrak yang sudah aktif. Jika kamu menerima pekerjaan tetapi tidak mampu menyelesaikannya dengan baik, hasil kontrak dan feedback klien bisa memengaruhi performa akunmu.
Jadi, lebih baik menolak pekerjaan yang memang tidak sanggup kamu kerjakan daripada menerima semuanya tetapi mengecewakan klien.
4. Bisa lihat contoh proposal yang sudah Kakak buat?
Proposal yang saya buat dan gunakan secara pribadi tidak saya bagikan secara bebas karena di dalamnya terdapat informasi dan konteks pekerjaan klien yang bersifat confidential.
Namun, menurut saya, ada hal yang lebih penting daripada sekadar melihat contoh proposal orang lain: memahami struktur dan prinsip di balik proposal yang efektif.
Proposal yang berhasil untuk satu pekerjaan belum tentu cocok digunakan untuk pekerjaan lainnya.
Hindari copy-paste proposal tanpa menyesuaikan isi dengan kebutuhan klien.
Saya sudah menuliskan beberapa panduan yang bisa kamu pelajari:
Kalau kamu ingin mendapatkan masukan terhadap proposal yang sudah dibuat, kamu juga bisa mempelajari layanan Upwork Proposal Checkup.
5. Saat verifikasi identitas Upwork melalui video call, apa yang ditanyakan?
Tidak perlu terlalu khawatir jika Upwork meminta verifikasi identitas.
Verifikasi identitas bukan interview kerja dengan klien. Tujuannya adalah memastikan bahwa orang yang menggunakan akun benar-benar sesuai dengan identitas yang didaftarkan.
Proses verifikasi bisa berbeda untuk setiap akun. Dalam beberapa kasus, Upwork dapat meminta dokumen identitas resmi, bukti alamat, selfie, atau video call.
Jika diminta mengikuti video verification, siapkan:
- KTP atau dokumen identitas resmi yang masih berlaku.
- Kamera dan koneksi internet yang stabil.
- Ruangan dengan pencahayaan yang cukup.
- Informasi akun yang sesuai dengan identitas aslimu.
Pertanyaan atau instruksi yang diberikan dapat berbeda tergantung kebutuhan verifikasi.
Pastikan semua data yang kamu berikan sesuai dengan dokumen resmi. Jangan menggunakan identitas orang lain atau memberikan dokumen kepada pihak yang mengaku sebagai klien.
Informasi resmi: How to Verify Your Identity as a Freelancer – Upwork.
6. Proposal sudah Archived, tetapi klien bilang akan mengabari. Masih ada harapan?
Masih mungkin, tetapi jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu sudah ditolak atau klien sudah memilih freelancer lain.
Status Archived perlu dipahami berdasarkan konteksnya.
Di sisi klien, Upwork menyediakan fitur untuk mengarsipkan proposal agar tidak lagi muncul dalam daftar utama yang sedang ditinjau. Jadi, status archived tidak selalu berarti job sudah expired atau freelancer sudah ditolak.
Apa yang sebaiknya dilakukan?
- Periksa kembali status proposal dan job posting.
- Jika klien masih mengirim pesan, balas secara profesional.
- Jangan mengirim pesan berulang kali hanya untuk meminta kepastian.
- Tetap cari peluang pekerjaan lainnya.
Jika klien memang tertarik dan ingin melanjutkan proses rekrutmen, mereka masih bisa menghubungimu sesuai fitur yang tersedia di Upwork.
Saran saya, jangan menggantungkan seluruh harapan pada satu proposal. Tetap lanjutkan pencarian job yang relevan.
7. Sudah submit 40+ proposal tetapi tidak ada yang interview. Kenapa?
Kalau sudah mengirim puluhan proposal tetapi belum mendapatkan satu pun interview, ini saatnya mengevaluasi strategi.
Jangan langsung menyimpulkan bahwa Upwork tidak cocok untukmu atau semua klien hanya memilih freelancer berpengalaman.
Coba periksa tiga hal berikut.
1. Profil Upwork
Sebelum membaca proposal lebih jauh, klien bisa membuka profil freelancer untuk melihat pengalaman, keterampilan, portofolio, dan informasi lainnya.
Periksa kembali:
- Apakah title sudah menjelaskan layanan yang kamu tawarkan?
- Apakah overview berfokus pada kebutuhan klien?
- Apakah skill yang dicantumkan relevan?
- Apakah portofolio menunjukkan kemampuanmu?
- Apakah informasi pengalaman sudah jelas dan jujur?
2. Job yang dipilih
Jangan melamar semua pekerjaan hanya karena terlihat mudah.
Periksa kebutuhan klien, budget, persyaratan, riwayat hiring, dan jumlah proposal yang sudah masuk.
Klien yang belum memiliki payment method terverifikasi juga perlu diperhatikan. Ini bukan otomatis berarti scam, tetapi kamu perlu memahami risiko pembayaran sebelum memulai pekerjaan.
3. Isi proposal
Proposal yang terlalu umum biasanya tidak cukup meyakinkan.
Pastikan proposalmu:
- Menjawab kebutuhan utama klien.
- Menunjukkan bahwa kamu memahami pekerjaan yang diminta.
- Menjelaskan pengalaman atau kemampuan yang relevan.
- Menyertakan contoh pekerjaan yang sesuai.
- Menggunakan bahasa yang jelas dan profesional.
Jangan hanya mengganti nama klien pada template proposal yang sama untuk semua job.
Baca juga: Cara Analisa Job Posting Upwork Sebelum Submit Proposal.
8. Bolehkah menyertakan URL LinkedIn di akhir proposal?
Sebaiknya jangan menjadikan link LinkedIn sebagai pengganti portofolio di Upwork.
Upwork sudah menyediakan tempat untuk menampilkan profil, pengalaman, keterampilan, dan portofolio. Manfaatkan fitur tersebut agar klien bisa menilai kemampuanmu tanpa harus berpindah platform.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan: Upwork membatasi pertukaran informasi kontak dan komunikasi di luar platform sebelum kontrak dimulai.
Jadi, hindari menyertakan email, nomor telepon, atau ajakan untuk menghubungi kamu di luar Upwork dalam proposal.
Jika ingin memberikan contoh pekerjaan tambahan, gunakan attachment atau work samples yang relevan dan diperbolehkan oleh platform.
LinkedIn tetap berguna untuk membangun personal branding dan jaringan profesional di luar Upwork. Namun, untuk proses mencari dan mendapatkan kontrak di Upwork, ikuti aturan komunikasi platform.
Referensi: Get to Know Each Other Before a Contract – Upwork.
9. Harus mahir bahasa Inggris dulu untuk bisa mendapatkan job di Upwork?
Tidak harus mahir seperti native speaker.
Namun, kemampuan bahasa Inggris tetap penting karena sebagian besar komunikasi dengan klien internasional menggunakan bahasa Inggris.
Tingkat kemampuan yang dibutuhkan juga bergantung pada jenis pekerjaan.
Misalnya:
- Data entry mungkin membutuhkan kemampuan membaca instruksi dan memberikan laporan sederhana.
- Email management membutuhkan kemampuan memahami dan menulis email profesional.
- Social media management membutuhkan kemampuan menulis konten dan berkomunikasi dengan klien.
- SEO dan digital marketing membutuhkan kemampuan memahami brief, menyusun laporan, dan menjelaskan strategi.
Kalau kemampuan bahasa Inggrismu masih terbatas, bukan berarti kamu tidak bisa mulai.
Kamu bisa meningkatkan kemampuan secara bertahap:
- Baca artikel dan blog berbahasa Inggris setiap hari.
- Dengarkan podcast atau berita berbahasa Inggris.
- Berlatih menulis email dan proposal.
- Gunakan Grammarly untuk membantu memeriksa tulisan.
- Latihan berbicara dan memahami percakapan profesional.
Jangan mengaku memiliki kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi daripada kemampuan sebenarnya. Lebih baik jujur sejak awal daripada kesulitan saat berkomunikasi dengan klien.
10. Kenapa registrasi Upwork saya ditolak?
Jika pendaftaran Upwork tidak berhasil, jangan langsung mencoba membuat akun baru berkali-kali.
Periksa terlebih dahulu notifikasi atau email resmi dari Upwork untuk mengetahui instruksi berikutnya.
Ada beberapa hal yang bisa kamu evaluasi:
- Apakah informasi identitas dan lokasi sudah benar?
- Apakah profil menggambarkan keterampilan yang benar-benar kamu miliki?
- Apakah foto profil memenuhi persyaratan?
- Apakah informasi yang dicantumkan konsisten?
- Apakah akun atau profil memerlukan verifikasi tambahan?
Pastikan kamu menggunakan informasi asli dan tidak membuat akun duplikat untuk mencoba melewati proses pemeriksaan.
Upwork memiliki kebijakan dan proses peninjauan akun sendiri. Tidak semua pendaftaran yang tidak berhasil disebabkan oleh profil yang kurang lengkap, sehingga kita tidak bisa memastikan penyebabnya tanpa melihat pemberitahuan dari Upwork.
Jika kamu merasa ada kesalahan atau membutuhkan penjelasan, hubungi Upwork Support.
11. Kenapa akun Upwork saya tidak mendapatkan Connects gratis?
Ini pertanyaan yang cukup sering muncul, terutama dari freelancer baru.
Perlu diketahui bahwa tidak semua akun Freelancer Basic otomatis mendapatkan jumlah Connects gratis yang sama.
Sebagian freelancer Basic yang memenuhi syarat dapat menerima penawaran 10 Connects bulanan. Namun, penawaran tersebut tidak dijamin tersedia untuk setiap akun.
Ada juga penawaran Connects tertentu untuk freelancer baru atau melalui aktivitas yang memenuhi persyaratan. Beberapa akun mungkin perlu melakukan pembelian Connects yang memenuhi syarat atau bergabung dengan Freelancer Plus sebelum penawaran tertentu tersedia.
Jadi, kalau akunmu tidak mendapatkan Connects gratis, jangan langsung menganggap akunmu bermasalah.
Coba periksa:
- Buka menu Find Work.
- Masuk ke bagian Connects.
- Periksa apakah ada penawaran Free Connects.
- Baca persyaratan yang ditampilkan untuk akunmu.
- Jika Connects yang seharusnya masuk belum tersedia, hubungi Upwork Support.
Perlu diingat, harga Connects yang tercantum saat ini adalah $0,15 per Connect. Jumlah Connects yang diperlukan untuk mengirim proposal berbeda-beda tergantung job posting.
Jangan menggunakan informasi lama yang menyebut semua akun mendapatkan jumlah Connects gratis yang sama setiap bulan.
Baca juga: Apakah Upwork Berbayar? Ini Rincian Biaya yang Perlu Kamu Tahu.
Referensi resmi: About Connects: Costs, Uses, Balances, and Expiration – Upwork.
12. Bagaimana cara menghindari scam di Upwork?
Upwork memiliki sistem keamanan dan perlindungan pembayaran, tetapi bukan berarti semua job posting dan calon klien pasti aman.
Freelancer pemula perlu memahami tanda-tanda penipuan sebelum menerima pekerjaan.
Berikut beberapa red flags yang perlu diwaspadai.
1. Klien meminta komunikasi di luar Upwork sebelum kontrak aktif
Jika klien meminta kamu melanjutkan komunikasi melalui Telegram, WhatsApp, atau email pribadi sebelum kontrak dimulai, berhati-hatilah.
Upwork mewajibkan komunikasi pra-kontrak tetap dilakukan melalui platform, dengan pengecualian tertentu seperti klien Enterprise.
2. Diminta membayar deposit atau security fee
Ini salah satu tanda bahaya yang perlu diperhatikan.
Kamu tidak seharusnya membayar klien agar bisa mendapatkan pekerjaan. Jika diminta membayar security fee, registration fee, atau biaya lain yang tidak masuk akal, jangan melanjutkan transaksi.
3. Diminta membeli barang atau software dari vendor tertentu
Waspadai klien yang meminta kamu membeli peralatan, software, atau sertifikat melalui penyedia tertentu dengan janji akan mengganti biayanya.
Jangan mengirim uang atau data keuangan sebelum memahami dan memverifikasi permintaan tersebut.
4. Diminta mulai bekerja sebelum kontrak aktif
Jangan mulai mengerjakan pekerjaan sebelum kontrak resmi aktif.
Untuk fixed-price contract, pastikan milestone sudah didanai sebelum mulai bekerja. Untuk hourly contract, pahami aturan pencatatan waktu dan persyaratan Payment Protection.
5. Tawaran terlalu bagus untuk masuk akal
Rate yang sangat tinggi untuk pekerjaan yang sangat mudah, deskripsi job yang tidak jelas, atau janji penghasilan besar tanpa proses seleksi patut dicurigai.
6. Klien meminta informasi pribadi yang tidak relevan
Jangan memberikan password, kode OTP, informasi kartu pembayaran, atau dokumen pribadi kepada calon klien.
Jika ada permintaan yang mencurigakan, hentikan komunikasi dan laporkan melalui fitur yang disediakan Upwork.
Satu aturan yang selalu saya ingat: kita bergabung dengan Upwork untuk mendapatkan uang, bukan mengeluarkan uang kepada calon klien.
Referensi: Recognize Red Flags and Avoid Scams – Upwork.
Masih Punya Pertanyaan tentang Upwork?
Semoga 12 pertanyaan di atas bisa membantu menjawab kebingunganmu tentang Upwork.
Jika ada pertanyaan lain yang belum dibahas, tulis di kolom komentar. Siapa tahu pertanyaanmu bisa menjadi tambahan FAQ berikutnya.
Kalau kamu baru mulai menggunakan Upwork, saya juga menyarankan membaca beberapa artikel berikut:
- Cara Kerja Upwork untuk Pemula: Sistem dan Alur Lengkap
- Cara Mendapatkan Job di Upwork Tanpa Pengalaman
- Tips Sukses Proposal Upwork
- Apakah Upwork Berbayar?
- Cara Withdraw Saldo Upwork ke Rekening Indonesia
- Hati-hati Scam
Ingin lebih siap mengirim proposal ke klien?
Jangan hanya mengandalkan template yang bisa di-copy-paste. Pelajari cara menyesuaikan proposal dengan kebutuhan klien, menyusun penawaran yang jelas, dan menunjukkan bahwa kamu adalah freelancer yang tepat untuk pekerjaan tersebut.
Kamu bisa mulai dengan Upwork Vault Template untuk membantu menyiapkan profil dan proposal dengan lebih terstruktur.
Hai kak,
Aku kan baru ya di upwork dan katanya kalo baru buat akun dapet connection 10/20, disini akun aku gk dapat itu gimana ya? atau memang rules baru?
Sepertinya ga ada rules baru terkait connect. Coba kirim chat atau email ke support Upwork
hallo ka indri,
thank you buat artikelnya,
btw aku newbie join upwork, trus aku udh sumbit proposal juga. ternyata aku dpt offer di projectnya, tapi pas udh mau kesepakatan aku disuruh bayar dulu kaya securities fee gitu dan harganya lumayan, itu emang semuanya kaya gitu (harus bayar dulu) atau engga??
Tidak ada yang mengharuskan freelancer membayar security fee ke client. Baca regulasi dan aturan main platform.
Hai Kak Indri,
Saya ingin bertanya. Kegunaan Available Connect yang ada di profile dan pada Menu Find Work di sebelah Kanan itu kegunaannya apa ya kak?
Apakah jika fitur tersebut kita matikan apakah membuat Client tidak bisa menginterview dan menghire kita?
Terima Kasih
Jawabannya disini https://youtu.be/2uqGj6x_ZgM
Halo, Kak Indri!
Thank you buat artikelnya
Btw kalau ga ngerepotin aku mau tanya dong kak
– nomor rekening yang digunakan untuk menerima pembayaran direct itu, kita harusnya full nomor rekening kah? (Kalau bca kan ada branch codenya, yang branch code itu di include atau engga ya?)
– terus kan kemaren aku email bca, katanya ada biaya koresponden 15-30 dollar, itu hitungannya gimana ya kak? Thank you!
Hai Aini,
Nomor rekeningnya sesuai yang di buku tabungan ya.
Pengalaman aku, setiap kali direct transfer ke BCA hanya kena biaya sekitar 25.000 enggak sampai ratusan ribu.