Buat kamu yang sudah mantap menekuni freelancing di bidang virtual assistant, apakah sudah tau bagaimana cara menetapkan harga servicemu?

Mengetahui dan menetapkan harga service virtual assistant adalah hal yang gampang gampang susah tapi sangat penting untuk dilakukan. Bingung? 🙂

Triknya, kita harus bisa menentukan balance antara harga service virtual assistant versus harga yang mampu dibayar client.

Rate yang kita tetapkan harus bisa memenuhi dan menutup pengeluaran kita sebagai virtual assistant pastinya ya. Jangan sampai rugi!

Struktur harga virtual assistant

Baca juga: 7 Page Wajib Ada di Website Virtual Assistant

Kabar baiknya, ada banyak pilihan struktur harga bagi virtual assistant dalam menentukan rate service. Kita bisa menentukan satu harga saja untuk service kita sebagai virtual assistant, tapi juga bisa mix and match lebih dari satu harga service untuk client. Menarik ya?

Nah, apa saja pilihan harga service virtual assistant yang bisa kita pilih dan apa saja sih plus minusnya. Yuk, baca artikel ini hingga selesai.

5 Pilihan Struktur Harga Service Virtual Assistant

struktur pilihan harga service virtual assistant

Hourly Package Rate

Metode hourly package rate ini, client “membeli” sejumlah jam dari kita. Jika jumlah jam yang sudah dibeli habis, client bisa membeli lagi.

Jumlah jam atau banyaknya waktu yang dibeli bisa di roll over bulan ke bulan berikutnya dan biasanya akan expire setelah 3 bulan.

Beberapa service yang bisa ditawarkan dengan hourly package rate diantaranya: admin assistant, website update, setup software, menulis dan mengirimkan email, menulis dan format blogpost.

Hourly package rate adalah cara termudah menentukan rate service. Kita bisa menyiapkan beberapa menu service dan client bisa memilih dan menentukan service apa saja yang dibutuhkan.

Minus

  • Tidak ada garansi job berkelanjutan
  • Kita harus tracking jam kerja
  • Jumlah jam yang kita gunakan akan fluktuatif setiap bulannya dan tidak stabil
  • Trading your time for money, banyaknya income yang kita dapatkan sesuai dengan banyaknya waktu yang kita jual.

Retainer Rate

Retainer rate adalah hourly paket bulanan. Jumlah jam yang di order oleh client tidak akan di roll over ke bulan berikutnya. Sebaliknya, client harus menghabiskan jatah jam yang sudah dibeli. Jika jatah jam yang sudah dibeli tidak terpakai secara full, maka jumlah jam yang tersisa akan hangus.

Dengan metode retainer rate seperti ini, kita bisa bekerja sama dengan client lebih lama. Artinya, pendapatan kita sebagai virtual assistant cenderung akan lebih stabil.

Plus

Pekerjaan lebih stabil, income juga lebih stabil.

Relationship dengan client akan lebih kuat.

Tidak harus selalu mencari potansial client karena sistem retainer rate sifatnya lebih long term.

Kita bekerja sama dengan client yang sama setiap bulannya, mengurangi kegalauan untuk selalu mencari client baru.

Minus

Kita harus selalu menggunakan tracking saat bekerja.

Kemungkinan besar client akan memberikan job yang full saat memperbarui jam kerja.

Contoh job yang bisa kita kerjakan dengan retainer rate adalah blog management, customer service, database maintenance, sosial media management.

Project Rate

Project rate adalah harga service virtual assistant yang dibayar flat rate untuk mengerjakan satu project dari awal hingga selesai.

Untuk mengkalkulasi atau menghitung project rate, perlu dipikirkan tentang:

  • Berapa banyak jumlah charge jika kita tagihkan secara hourly rate.
  • Berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk menyelesaikan project tersebut, termasuk jika ada revisi atau editing.
  • Berapa lama kita mulai assist client dari awal hingga deal project.

Kalikan total jam yang dibutuhkan dengan hourly rate. Ada baiknya ditambahkan sekian persen amount untuk berjaga-jaga jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Plus

Kita tidak menukar waktu dengan job seperti hourly rate atau retainer rate.

Jika kita sudah ahli mengerjakan project yang sama, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan project akan lebih cepat. Artinya, kita menghemat waktu dan menghasilkan income lebih cepat.

Project bisa menjadi on going service jika kita menawarkannya sebagai monthly project.

Kita tidak perlu menggunakan time tracker.

Saat kita fokus mengerjakan satu project, kita bisa menghemat energi. Semakin lama kita mengerjakan project yang similar, kita akan semakin ahli untuk mengerjakan project tersebut. Tentunya, akan lebih mudah menaikkan harga rate service kita sebagai virtual assistant.

Minus

Project rate biasanya adalah project sekali selesai. Jadi kita tidak bisa mengandalkan client untuk mendapatkan on going job.

Hourly rate akan menjadi lebih rendah jika kita membutuhkan waktu lebih lama saat menyelesaikan project.

Contoh service project rate yang bisa ditawarkan antara lain; web desain, format ebook, logo desain, webinar creation.

Package Rate

Package rate adalah gabungan beberapa service yang kita tawarkan dengan fee yang flat. Plus minus package rate ini kurang lebih sama dengan project rate.

Plus

Not trading your time for money. Semakin kita ahli mengerjakan service yang kita tawarkan, value atau nilai kita semakin tinggi.

Bisa menjadi ongoing monthly service.

Tidak perlu tracking waktu pekerjaan.

Minus

Jika package project tidak berjalan secara on going, kita harus selalu mencari backup clients.

Rate hourly akan menjadi lebih rendah jika kita butuh waktu lebih lama dalam mengerjakan project.

Contoh service dengan project rate diantaranya; Pinterest management, pin creation, link building service.

VIP Days

Saat client booking service kita untuk satu hari, biasanya berkisar antara 3 hingga 8 jam untuk mengerjakan satu project tertentu.

Plus

Kita bisa charge rate lebih tinggi dari rate normal kita.

Saat project selesai di hari itu artinya tidak ada lagi kewajiban bagi kita untuk revisi, editing atau mengerjakan additional task.

VIP Days bisa boosting pendapatan kita sebagai virtual assistant.

Fokus di satu client dengan satu project akan lebih baik daripada mengerjakan banyak project dari banyak client.

Minus

Bisa jadi akan sangat melelahkan untuk mengerjakan project di satu hari.

Pendapatan tidak konsisten sehingga kita harus selalu mencari client baru.

Karena rate yang kita tawarkan lebih tinggi dari rate normal, tidak semua client bisa menerima dan afford service kita.

Beberapa service virtual assistant yang bisa ditawarkan untuk VIP Days diantaranya:

  • Copywriting – sales page, sales email
  • Social media – membuat dan create graphic, caption, scheduling
  • Website page desain – landing page
  • Konsultasi

Kesimpulan

Buat kamu para virtual assistant pemula, jangan khawatir dengan rate. Kita bisa tetap menawarkan service dengan berbagai struktur pricing sesuai dengan client dan juga project.

Tertarik untuk mempelajari tentang virtual assistant? Ikuti kelas online self paced 15 Day Become Virtual Assistant atau klik image di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *