Banyak teman-teman yang tertarik mengetahui bagaimana cara menjadi virtual assistant. Banyak DM, email dan juga WA yang masuk. Mungkin salah satunya dari kamu? 😁

Nah, untuk menjawab pertanyaan teman-teman semua, saya buatkan khusus satu artikel yang membahas tentang tips dan bagaimana cara menjadi virtual assistant. Step by step cara menjadi virtual assistant bisa dibaca di artikel ini.

Apakah virtual assistant harus bisa bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya? Harus bisa dong…

Apakah ada pekerjaan virtual assistant yang bisa dikerjakan dari hape atau smartphone? Mungkin ada ya, tapi saya jarang menemukan jenis job tersebut. Lebih baik berinvestasi membeli komputer atau laptop untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih besar.

Mindset

Apa yang perlu diketahui dan dipahami pertama kali saat ingin terjun menjadi virtual assistant? MINDSET.

Mengapa mindset?

Seorang virtual assistant adalah self employee (pekerja mandiri) yang bertanggung jawab mulai dari mencari client, onboarding, mengirimkan invoice, dan juga mengerjakan project.

Jika mindset kita masih mindset pegawai manja yang mengharapkan income stabil, sorry to say, paling akan bertahan sebulan dua bulan di bidang ini.

Perlu untuk ditanamkan bahwa virtual assistant bukan sekedar menjual service, tapi virtual assistant adalah sebuah bisnis. Tergantung bagaimana kita ingin membesarkan bisnis yang kita punya hingga sebesar apa.

Baca juga: Freelance Virtual Assistant, Langkah Baru Untuk Sukses

Niche dan Service

Penting buat virtual assistant pemula untuk mengetahui apa skills yang dimiliki.

Apakah punya skill bahasa asing? Pandai desain grafis? Punya skill SEO?

Tulis semua skills yang kamu miliki.

Specialisasi atau niche apa yang akan dipilih nantinya akan mempengaruhi layanan yang kita tawarkan sebagai virtual assistant.

Untuk mengetahui apa saja pilihan niche dan skills virtual assistant, kamu bisa download free ebook 150+ Virtual Assistant’s Offering Service.

Bahkan satu skill saja sudah bisa kita olah menjadi service yang bisa dijual.

Tipe Dan jenis Layanan Virtual Assistant

Secara umum, virtual assistant adalah seseorang yang mengerjakan pekerjaan administratif secara virtual atau remote.

Kita sebut saja general virtual assistant adalah virtual assistant yang bisa mengerjakan pekerjaan administratif secara umum.

Selain general virtual assistant, ada juga spesialisasi khusus seperti misalnya technical VA, digital marketing VA, real estate VA dan lain sebagainya.

Beberapa Contoh tipe dan jenis layanan virtual assistant

Administratif Support – mengatur email, menjadualkan janji,manajemen kalender, data entry, dokumentasi.

Customer Service – melayanai permintaan customer, menghandle komplain, menyediakan informasi tentang produk dan service.

Social Media Management – membuat dan menjadualkan konten sosial media, monitoring sosial media, berpartisipasi dan terlibat dengan follower, analisa kinerja sosial media.

Content Creation – menulis artikel blog, mengisi konten website, membuat deskripsi produk. Membuat podcast, video, dan konten multimedia lainnya.

Research – internet research, mengumpulkan informasi, reporting.

Travel Planning – mengatur rencana perjalanan, booking tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan mengelola logistik selama perjalanan.

Event Planning – mengatur dan koordinasi acara, memilih tempat event, manajemen vendor, manajemen daftar tamu, on-site support.

Bookeeping & Accounting – mengelola catatan keuangan, pembuatan invoice, melacak pengeluaran, pelaporan keuangan.

Project Management – membantu perencanaan, task management, tracking progress, koordinasi tim, memastikan project selesai sesuai deadline.

Email & Calendar Management – filter dan reply email, mengatur inbox email, menjadualkan janji temu, mengelola kalender client.

Personal Assistance – membeli hadiah, membuat reservasi, mengelola janji temu.

Data Entry & Database Management – input data, mengatur dan memelihara database, pembersihan dan anaisa data.

Masih banyak lagi tipe dan layanan virtual assistant lainnya, silakan nanti di riset sendiri yaa…

Membangun Skill Yang Relevan

Jika kita sudah mengetahui skill apa saja yang kita miliki, mulailah untuk membangun skills yang relevant.

Contoh, jika kamu memiliki skill di bidang grafis seperti Canva atau Adobe, kamu bisa mulai mempelajari tentang sosial media management. Sosial media pastinya membutuhkan grafis serta konten yang menarik, relevan skill yang bisa melengkapi skill yang sudah kamu punya.

Selalu update dengan teknologi terkini yang berhubungan dengan skills. Pelajari software dan tools yang berhubungan dengan virtual assistant. Microsoft Office, Google Suite, Asana, dan Trello adalah contoh tools yang sering digunakan oleh virtual assistant.

Online Presence

Online presence mengindikasikan bahwa kita “ada” dan siap membantu calon client.

Sebagai virtual assistant kita bisa menggunakan social media, website, blog, dan aplikasi lain untuk kebutuhan online presence.

Baca artikel ini untuk tahu lebih banyak tentang online presence PENTINGNYA PERSONAL BRANDING BAGI VIRTUAL ASSISTANT.

Getting Clients

Proses yang paling penting bagi virtual assistant adalah mencari project dan mencari client.

Ada beberapa cara bagaimana virtual assistant bisa mendapatkan client.

Platform freelance

Register dan join di platform freelance seperti Upwork, Fiverr, Guru, People Per Hour, dimana kita bisa memperlihatkan profile dan menawarkan service dan juga berpeluang untuk melakukan koneksi dengan client potensial.

Online network

Bergabung dengan online network seperti LinkedIn bisa membantu virtual assistant memperluas koneksi dan mendapatkan peluang project.

Bangun online presence secara profesional, bagikan konten yang bermanfaat, dan buat koneksi serta terhubung dengan prospective clients.

Cara mencari project via LinkedIn bisa dilihat di video berikut.

cara mencari job via LinkedIn

Sertifikasi

Mempunyai sertifikasi bisa menjadi nilai tambah bagi virtual assistant.

Pilih sertifikasi dari platform besar seperti Google, Microsoft, Meta (Facebook), Hubspot.

Personal website

Buat website personal yang menyoroti tentang keahlian, pengalaman, testimonials dan skills yang ditawarkan. Jangan lupa menambahkan informasi kontak.

Baca juga: 7 Elemen Wajib Ada di Website Virtual Assistant

Gunakan SEO untuk mengoptimalkan website dan meningkatkan visibilitas secara online di mesin pencari.

Tertarik untuk membuat personal website? Hubungi saya segera via email!

Sosial media marketing

Manfaatkan platform sosial media seperti Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, YouTube, untuk menjangkau potensial client.

Buat konten yang menarik dan bermanfaat, berpartisipasi dalam diskusi, dan promosikan layanan serta service kita.

Local event

Ikuti dan hadiri acara bisnis lokal, pameran, konferensi, pameran dagang, dapat membantu kita bertemu dengan potensial client lokal. Bangun relasi dan koneksi untuk mendapatkan peluang project virtual assistant.

Set Up Rate

Salah satu hal yang sering bikin bingung virtual assistant dan freelancer pada umumnya adalah bagaimana dan berapa rate ideal yang harus di charge ke client.

Sebelum menentukan rate ideal, lakukan hal dibawah ini.

  • Riset: Riset dan cari tahu rate virtual assistant yang serupa dengan skill kita.
  • Keahlian dan pengalaman: Skill dan pengalaman menjadi hal yang sangat penting saat kita menentukan rate. Jika kita mempunyai skill spesial dan sudah berpengalaman di bidang tersebut, kita bisa setup rate lebih tinggi.
  • Tipe dan jenis layanan: Tipe dan jenis layanan virtual assistant yang kita tawarkan juga mempunyai efek ke tinggi rendahnya rate. Jika kita menawarkan layanan high-level terutama di bidang tech, kita bisa charge rate tinggi.
  • Lokasi: Lokasi juga bisa menentukan tinggi rendahnya rate. Terutama jika tinggal di kota besar yang pastinya membuat pengeluaran juga besar.
  • Fleksibel: Jika kita baru memulai bekerja sebagai virtual assistant, ada baiknya kita fleksibel dengan rate yang kita patok. Fleksibel dalam artian rate bisa kita sesuaikan naik atau turun tergantung kesulitan project.

Potensi Pendapatan

Virtual Assistant

Melansir dari Zip Recruiter, rata-rata pendapatan virtual assistant di Amerika berkisar dari $1,200 – $10,000 per bulan.

Pendapatan bergantung pada pengalaman, keahlian, lokasi, dan tipe layanan yang ditawarkan atau dijual.

Di Upwork, range rate virtual assistant berkisar dari $3 hingga $25 per jam.

Belajar Menjadi Virtual Assistant

Sekarang ini banyak sekali media pembelajaran online buat kamu yang ingin belajar tentang virtual assistant.

Biasanya berbentuk online course dan self paced alias belajar secara mandiri. Salah satu contoh adalah How to Become a Pro Virtual Assistant.

Atau berlangganan membership di situs pembelajaran seperti Skillshare. Ini salah satu video pembelajaran sebagai contoh https://www.skillshare.com/en/classes/Introduction-to-Administrative-Professional-Jobs-Part-1/120785955

Buat kamu yang ingin belajar tentang virtual assistant lebih intense dan privat, bisa ikuti program mentoring. Akan saya pandu selama 30 hari.

Ketahui skill, bangun additional skill dan mulai hasilkan pendapatan dari rumah sebagai virtual assistant. Hubungi saya via email di in***********@gm***.com untuk info lebih lanjut.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *